Paling Asyik

Dongeng
Burung Cendrawasih dari Papua
oleh ski | diposkan pada 30 Oktober 2012 00:06:00

Menurut legenda rakyat Papua, cendrawasih adalah jelmaan seorang pemuda.

 

Di kawasan pedalaman Gunung Bumberi di Fak-Fak, Irian Jaya, ada perempuan tua hidup sebatang kara. Dia tidak punya siapa-siapa kecuali seekor anjing betina. Suatu pagi ia mengajak anjingnya cari makan di hutan. Mereka tiba di tempat yang dipenuhi pohon buah merah, sejenis pandan khas Papua.

 

Anjing betina lahap memakan buahnya dan tiba-tiba hamil.Penasaran, perempuan itu ikut memakan buah merah dan juga hamil. Bayi laki-lakinya dinamai Kweiya. Ia tumbuh menjadi pemuda yang kuat dan rajin membantu ibunya.

 

Saat Kweiya menebang pohon, seorang laki-laki meminjamkan kapak besi tanpa diminta. Kweiya pun menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat. Kebaikan laki-laki itu membuat ibunda Kweiya jatuh hati. Mereka akhirnya menikah dan dikaruniai dua anak laki-laki.

 

Kweiya sangat sayang pada adik-adiknya. Tapi, tidak sebaliknya. Adik tiri Kweiya justru memendam iri hati. Saat rumah sepi, mereka mengeroyok Kweiya sampai berdarah. Kweiya tidak sampai hati membalas. Dia merencanakan pergi dari rumah itu.

 

Kweiya bersembunyi sambil memintal tali dari kulit pohon pogak nggein menjadi sayap. Sang ibu sangat sedih. Ia mencari dan memanggil-manggil nama Kweiya. Tapi yang terdengar malah suara burung. Kweiya menyisipkan pintalan benang ke ketiaknya lalu terbang ke atas rumah. Ia berubah menjadi seekor burung dengan bulu indah warna-warni.

 

Ibunya menangis tidak ingin kehilangan Kweiya. Ia meminta benang pintalan Kweiya agar bisa mengikuti putra sulungnya menjadi burung. Meski bulunya lebih pendek, ia pun berhasil terbang menyusul Kweiya.

 

PIPIT

ILLUSTRASI: KONGSTONES




tahukah kamu?

sadas

 

Lihat Komentar Komentar Bagikan Artikel
230
155

Artikel Terkait


 
 


Dongeng Terpopuler




Sedang Online


Guest : 2